Kamis, 21 Maret 2013

KINGDOM ANIMALIA


Berdasarkan jumlah selnya, invertebrata dibagi 2 kelompok besar, yaitu Protozoa dan Metazoa. Protozoa adalah hewan bersel satu sedangkan metazoa adalah hewan bersel banyak.

Kelompok Metazoa terdiri dari:
  1. Phyllum Porifera (Hewan berpori)
  2. Phyllum Coelenterata (Hewan berongga)
  3. Phyllum Platyhelminthes (Cacing pipih)
  4. Phyllum Nemathelminthes (Cacing benang/ gilik)
  5. Phyllum Annelida (Cacing gelang)
  6. Phyllum Mollusca (Hewan lunak)
  7. Phyllum Arthropoda (Hewan beruas-ruas)
  8. Phyllum Echinodermata (Hewan kulit berduri)
  9. Phyllum Chordata (Hewan dengan chorda dorsalis)
 Metazoa mula-mula berkembang dari zigot bersel tunggal yang kemudian mengadakan pembelahan sel sehingga menghasilkan kumpulan sel yang bertambah banyak sehingga berbentuk bola.

Kumpulan sel ini membentuk lapisan-lapisan, lapisan luar disebut ektoderm dan lapisan dalam endoderm. Beberapa metazoa ada yang memiliki lapisan tengah, yaitu mesoderm, yang terletak antara ektoderm dan endoderm.

Berdasarkan jumlah lapisan tubuhnya, metazoa dibagi menjadi:
1.      Hewan diploblastik, yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan tubuh (ektoderm dan endoderm), contoh Porifera dan Coelenterata.
2.      Hewan triploblastik, yaitu hewan yanng mempunyai 3 lapisan tubuh (ektoderm, mesoderm, dan endoderm), contohnya Plathyhelminthes, Nemathelminthes.

Selama perkembangannya, lapisan ektoderm berkembang menjadi epidermis, kulit dan sistem saraf, sedangkan mesoderm akan berkembang menjadi otot, sistem sirkulasi, sistem ekskresi dan sistem reproduksi, sedangkan endoderm berkembang menjadi sistem pencernaan dan kelenjar pencernaan.

Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, beberapa hewan triploblastik ada yang mempunyai :
1.      Aselomata, hewan yang belum mempunyai rongga tubuh, contoh Plathyhelminthes/ cacing pipih
2.      Pseudoselomata, hewan yang mempunyai rongga tubuh semu, yang biasanya berisi cairan yang memisahkan alat pencernaan dengan dinding tubuh bagian luar. Contoh: Nemathelminthes.
3.      Selomata, hewan yang sudah mempunyai rongga tubuh yang menghubungkan bagian dorsal dan ventral membentuk mesenterium (berfungsi sebagai penggantung organ dalam). Contoh: Annelida sampai Chordata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar